Cara Membuat Surat Lamaran Kerja

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Agar Lolos Seleksi HRD

Salah satu kelengkapan administrasi yang harus dilengkapi setiap job seeker adalah surat lamaran kerja. Bisa jadi Anda telah memenuhi kriteria yang dicari tetapi tidak lolos ke tahap seleksi selanjutnya. Hal itu bisa terjadi karena surat lamaran kerja yang Anda sajikan kurang menarik atau Anda membuat yang tidak sesuai kriteria.

HRD (Human Resources Development) akan lebih memilih orang-orang yang memang berkompeten di bidangnya. Tidak heran jika dari banyaknya berkas mungkin salah satunya adalah berkas Anda yang tidak lolos. Lalu bagaimana cara membuat surat lamaran kerja agar lolos seleksi HRD?

  • Format Harus Benar

Menyusun surat lamaran kerja memiliki aturan tersendiri, tidak seperti membuat surat pada umumnya. Poin-poin penting yang harus Anda cantumkan dalam surat lamaran kerja harus menggambarkan diri Anda terutama tentang informasi mengenai skill yang Anda miliki.

Setiap surat lamaran memiliki fotmat yang sama yaitu terdiri dari tempat dan tanggal pembuatan surat, lampiran, hal atau perihal, alamat tujuan, salam pembuka, isi surat (paragraf pembuka, isi surat, paragraf penutup), salam penutup, dan tanda tangan serta nama terang Anda.

  • Menggunakan Bahasa sesuai KBBI

Membuat surat lamaran kerja haruslah menggunakan Bahasa baku yang tercantum dalam KBBI. Menulis surat dengan tulisan tangan atau pun ketik harus diperhatikan Bahasa yang digunakan. Jangan sampai Anda menggunakan istilah asing atau kata yang jarang terdengar. Usahakan Bahasa yang Anda gunakan simple, padat, dan jelas tanpa harus bertele-tele. Untuk itu Anda perlu mengetahui cara membuat surat lamaran kerja yang baik.

  • Bahasa Tulisan yang Sopan

Bahasa sapaan atau pun menjelaskan maksud dan tujuan Anda menulis surat lamaran harus menggunakan Bahasa yang sopan. Tim HRD pun akan mempertimbangkan pegawainya apabila bahasa yang digunakan terkesan kurang sopan. Terlebih saat Anda menulis surat lamaran kerja melalui e-mail. Bahasa yang Anda gunakan harus benar-benar diperhatikan. Hal itu juga akan menunjukkan formalitas keseriusan Anda untuk melamar pekerjaan di tempat tersebut.

  • Struktur Tulisan Teratur

Tidak hanya memperhitungkan format apa saja yang harus ada dalam surat lamaran kerja, namun keteraturan struktur juga perlu Anda perhatikan. Jangan sampai penulisan yang Anda sajikan tidak beraturan sehingga membuat penyeleksi tidak berminat untuk membaca surat lamaran Anda.

Usahakan menghindari salah ejaan (typo) agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Sebaiknya, sebelum mengirim surat lamaran kerja tersebut Anda pastikan bahwa semua tulisan dan struktur telah tertulis dengan rapi dan benar.

Apabila telah memenuhi kriteria tersebut, pastikan juga informasi yang Anda cantumkan dalam surat lamaran kerja adalah benar. Meskipun kemampuan Anda pas-pasan, dengan tidak melebih-lebihkan itu menjadi nilai plus tersendiri untuk menilai kejujuran Anda. Itulah beberapa cara membuat surat lamaran kerja, selamat mencoba dan sukses untuk Anda.