7 Upaya Mencegah Terjadinya Hiperkolesterolemia

Hiperkolesterolemia merupakan salah satu penyakit yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari khalayak ramai. Hal ini karena tidak dapat dianggap sepele sebab berhubungan erat dengan stroke dan penyakit jantung. Penyakit ini bermula dari adanya kadar kolesterol di dalam darah yang tinggi atau lebih dari batas normal. Seperti sumber doktersehat.com, batas maksimum nilai kolesterol total ialah mencapai 240 mg/dL. Apabila nilainya melebihi itu maka kemungkinan terjangkit penyakit ini tinggi. Tak hanya itu, selain nilai kolesterol total, anda juga dapat memperhatikan nilai kolesterol HDL (kolesterol baik), kolesterol trigliserida, dan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Oleh karena itu, penting bagi anda untuk mengetahui upaya mencegah hiperkolesterolemia agar terhindar dari penyakit ini. Berikut merupakan penjelasannya sesuai dengan laman halodoc.com dan honestsdocs.id.

  1. Melakukan Pemeriksaan Kadar Kolesterol Secara Rutin

Informasi kadar kolesterol penting diketahui seseorang untuk identifikasi penyakit ini. Normalnya, kolesterol orang dewasa memiliki nilai 70 – 130 mg/dL untuk LDL, nilai lebih dari 40 – 60 mg/dL untuk HDL, nilai 10 – 150 mg/dL untuk trigliserida, dan nilai kurang dari 200 mg/dL untuk kolesterol total. Apabila nilai kolesterol tidak berada dalam rentang tersebut, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dokter melakukan diagnosis.

  1. Meningkatkan Aktivitas Fisik

Anda dapat melakukan aktivitas fisik secara rutin, baik dengan berolahraga, peregangan, jalan kaki, membersihkan rumah, dan lain-lain. Aktivitas fisik setidaknya dilakukan selama 30 menit minimalnya agar kadar kolesterol dalam darah menurun.

  1. Tidak Merokok

Salah satu upaya mencegah hiperkolesterolemia ialah dengan menghindari rokok. Hal ini karena adanya rokok mampu membuat pembuluh darah rusak dan plak di dalam pembuluh darah akan cepat menumpuk. Selain itu, peluang terkena penyakit stroke dan jantung juga tinggi.

  1. Mengurangi Berat Badan yang Berlebih

Salah satu ciri fisik seseorang memiliki kolesterol yang tinggi yaitu berat badan yang berlebihan. Ini dapat ditandai dengan besar lingkar pinggang seseorang. Batas normal lingkar pinggang seseorang ialah 89 cm untuk wanita dan 102 cm untuk laki-laki. Oleh sebab itu, anda disarankan untuk berolahraga secara teratur dan melakukan diet sehat agar lemak jahat di dalam tubuh terbakar/hilang.

  1. Mengonsumsi Makanan Sehat

Sebanyak 80% kolesterol tubuh dihasilkan oleh organ liver dan sisanya bersumber dari makanna yang dikonsumsi. Menurut alodokter.com, risiko hiperkolesterolemia akan tinggi apabila anda mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, lemak trans, ataupun kolesterol tinggi. Contohnya daging merah, daging kambing, produk susu hewani, jeroan, santan, cumi, dan kue/biskuit. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari pola makan yang buruk. Hindari makanan yang diolah dengan cara digoreng jadi sebaiknya memilih kanan yang dikukus atau dipanggang. Begitu juga dengan makanan junk food atau cepat saji. Makanlah makanan sehat yang mengandung garam rendah, ikan, sayuram dan buah-buahan.

  1. Kurangi Konsumsi Alkohol
  2. Minum Air Putih Setidaknya Sehari Delapan Gelas

Begitulah penjelasan mengenai upaya mencegah hiperkolesterolemia. Namun perlu anda ketahui bahwa apabila penyebab penyakit berupa faktor genetik maka tidak dapat dicegah. Gejala utama apabila seseorang mengalami penyakit tersebut antara lain penyakit jantung, sering kesemutan, nyeri sendi, mual dan muntah, sesak napas, pusing, otot mudah lelah, stroke, dan adanya benjolan kecil yang berada di bawah kelopak mata. Apabila anda mengalami hal-hal semacam itu ataupun ada gejala yang mengganjal lainnya, sebaiknya konsultasikan kepada dokter. Sebab jika dokter sudah mengenali penyakit anda sejak dini maka kemungkinan sembuh lebih tinggi. Jagalah kesehatan anda dan biasakan dengan pola hidup sehat.