Bayi Alergi? Inilah Pencegahan Alergi Paling Mudah yang Harus Bunda Tahu!

Alergi pada bayi merupakan masalah yang perlu disembuhkan. Apalagi bayi masih cukup lemah untuk mempertahankan dirinya dari alergi. Anda yang bisa mengatur bayi akan alergi atau tidak karena bayi hanya menuruti apa yang diberikan Ibu kepadanya. Lalu bagaimana mencegah alergi pada bayi. Simak informasi berikut.

Cara Mencegah Alergi pada Bayi

  • Selama masa kehamilan sebaiknya Anda tidak terlalu banyak mengonsumsi kacang-kacangan, telur, dan daging ikan-ikan laut yang rentan bersifat alergen dalam tubuh.
  • Tidak memberikan makanan padat secara dini agar tidak menimbulkan alergi dini pula disamping agar sistem kekebalan tubuh bayi berkembang baik
  • Berikan bayi makanan secara bertahap misalnya kelak bayi berusia 1 tahun diberi ayam, usia lebih dari 2 tahun telur dan kacang tanah, kemudian usia lebih dari 3 tahun ikan laut.
  • Baca label makanan terlebih dahulu apabila mau memberikan sebagai makanan pendamping ASI agar jika punya riwayat alergi sebelumnya dapat dihindari
  • Berikan ASI eksklusif terkhusus 6 bulan pertama agar tidak bayi tidak terkena alergi. Ibu sebaiknya menghindari makanan yang memicu alergi agar ASI tidak mengandung alergen.
  • Selama masa menyusui sebaiknya Ibu banyak mengonsumsi makanan berkalsium dan vitamin tinggi. Hal ini agar pertumbuhan tulang bayi berjalan baik, tulang juga merupakan bagian yang memproduksi sel darah putih sebagai kekebalan tubuh

Apabila ASI tidak mungkin bisa diberikan misalnya Ibu tidak selamat ketika melahirkan, maka Anda dapat memberikan susu rendah alergen atau hipoalergenik formula khusus agar tidak terjadi alergi pada usia di bawah 6 bulan. Susu protein hidrolisat dapat digunakan sebagai pencegahan alergi susu sapi. Sementara penggunaan susu soya atau kedelai hendaknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu karena hampir sebagian bayi alergi susu kedelai.

Perhatikan gejala alergi yang terjadi untuk menganalisis penyebab alergi.

Sebagai catatan, untuk mencegah alergi pada bayi pemberian susu protein hidrolisa atau ASI sebaiknya pada bulan-bulan pertama. Hal ini telah dibuktikan secara ilmiah. Pemberian susu sapi segar sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter terlebih dahulu bahkan lebih baik diberikan setelah usia satu tahun. Pada usus bayi yang masih berkembang, Anda dapat memberikan produk yoghurt dan keju lunak sebagai tambahan nutrisi.

Pemberian madu sebaiknya setelah bayi mencapai umur 1 tahun karena jika terlalu dini bisa menyebabkan penyakit serius. Produk makanan lain juga demikian. Meskipun sehat bagi orang dewasa, tetapi bagi bayi belum tentu menyehatkan bisa saja membuat alergi.

Dari segala cara pencegahan bayi dari alergi, yang paling penting sebenarnya ditentukan oleh lama singkatnya Ibu menyusui anaknya. Semakin lama menyusui, bayi juga semakin terhindari dari risiko alergi. Bahkan waktu lama menyusui sangat dianjurkan bagi bayi yang memiliki riwayat alergi dalam keluarga bayi misalnya ayahnya, kakeknya, atau pamannya.

Demikian cara mencegah alergi pada bayi semoga bermanfaat untuk Anda.

Deskripsi : mencegah alergi pada bayi bergantung pada pemahaman Ibu mengenai manfaat ASI eksklusif sebagai kunci utama.