Berbagai Hikmah Idul Adha

Idul adha menjadi salah satu hari yang paling ditunggu oleh umat muslim. Di hari raya ini, umat muslim yang mampu akan berkurban beberapa jenis hewan yang memang diperbolehkan untuk dikurbankan dalam ajaran agama islam. Penantian untuk hari raya ini memang tidak sebesar dan seantusias hari raya idul fitri. Akan tetapi kedua hari raya tersebut merupakan hari raya besar bagi umat muslim. Kedatangan hari raya idul adha adalah salah satu yang dinantikan bagi umat muslim. Hal ini mengingkatkan umat muslim mengenai cerita dari Nabi Ismail ‘alaihissalam dimana mempunyai ketaatan yang luhur pada kedua orang tua dimana adalah Nabi Ibrahim (A.S) yang merupakan ayahnya dan juga Siti Hajar (ibunya). Pada waktu itu Nabi Ismail harus rela untuk bisa mengorbankan diri agar bisa memenuhi adanya perintah dari Allah. Perintah tersebut datang dari adanya mimpi ayahnya, dimana adanya seruan yang berasal dari Allah dimana Nabi Ibrahim harus memenuhi adanya nadzar dengan cara menyembil anak beliau, yaitu Nabi Ismail. Ada banyak idul adha hikmah yang bisa diambil oleh umat muslim terutama dari kisah Nabi Ismail tersebut.

Pada saat diperintahkan untuk mengorbankan anaknya tersebut, Nabi Ibrahmin padahal sangat menyayangi anaknya tersebut. Terlebih pada saat itu, Nabi Ismail masih berumur kurang lebih tujuh tahun. Hal ini dikarenakan hanya untuk ketaatan beliau kepada Allah SWT. Tidak adanya rasa nikmat yang sedikit pun apabila tidak menaati adanya perintah dari Allah SWT yang menciptakan alam dan seisinya. Oleh karenanya, dibalik adanya ujian yang berat tersebut, kemudian Allah SWT menggantikan Nabi Ismail dengan adanya satu ekor domba dimana kemudian sampai sekarang ini dikenal dengan nama Hari Raya Kurban atau juga Idul Adha. Bagi setiap muslim yang dianjurkan untuk bisa menyembelih hewan kurban yaitu misalnya saja kambing, domba, dan sapi, yang sesuai dengan risalah yang mana dibawa Rasuullah SAW. Tentunya ada banyak hikmah yang bias diambil oleh umat muslim dari hari raya dan kisah dari Nabi Ismail tersebut.

Beberapa Hikmah saat Hari Raya Idul Adha

Idul adha sendiri tidak saja digunakan untuk mengenang bagaimana kisah dari Nabi Ibrahim AS. Tetapi ada banyak idul adha hikmah yang harus bisa kita ambil untuk dijadikan sebagai suri tauladan dalam kehidupan kita. Berikut adalah beberapa hikmah dari perayaan idul Adha yang sebentar lagi akan kita rayakan :

  • Berbagi Rezeki

Hikmah pertama yang bisa kita ambil adalah dengan belajar untuk berbagi rezeki yang kita miliki. Hari raya ini mengajarkan kita untuk berbagi kebahagiaan dengan umat islam lainnya. Selain itu ini adalah salah satu hari yang membahagiakan untuk seluruh umat islam yang ada di dunia. Kita membagikan rizki yang kita miliki untuk umat muslim lainnya berupa penyembelihan dari binatang ternak sesuai ketentuan agama dan kemudian dibagikan dengan merata. Untuk orang yang menerima daging tersebut tentunya akan sangat menyenangkan. Dan untuk yang berkurban atau shahibul kurban, maka akan mendapatkan pahala dan juga rezeki yang berlipat ganda dimana sesuai pada janji serta firman dari Allah SWT.

  • Menjadi jalan ketaqwaan

Banyak dari kita tentunya merasa kesulitan bisa mempunyai ketaqwaan tinggi pada Allah SWT. Contohnya saja sulit untuk bisa meninggalkan larangan, serta juga hati akan merasakan gundah gelisah pada saat meninggalkan perintah-Nya. Oleh karenanya idul Adha sendiri memberikan adanya keutamaan agar bisa menghadapi adanya permasalah itu. Terutama di dalam Q.S Al Hajj ayat 37.

  • Mendapatkan pahala

Hikmah berikutnya yang bias didapatkan adalah banyaknya pahala yang didapatkan. Hal ini karena Allah akan memberikan ganjaran yang besar untuk umatnya yang hendak meluangkan melakukan qurban. Hewan yang dikurbankan tersebut tidak terbuangkan, dikarenakan akan diganti pahala yang besar pada sisi-Nya. Seperti yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad serta Ibnu Majah dimana setiap dari lembar bulu hewan yang dikurban maka kita akan mendapatkan satu kebaikan.

  • Dijauhkan dari api neraka

Allah tidak berhenti member keutamaan, terutama untuk siapa saja yang hendak melakukan qurban dengan penuh rasa ikhlas. Pengorbanan yang diberikan adalah dasarnya ketaatan serta penuh rasa gembira, agar Allah SWT bisa menjaga yang berkubran dari seluruh siksaan neraka. Seperti yang dijelaskan pada H. R At. Thabarani yang menjelaskan bahwa yang berkurban dengan senang hati serta ikhlas dan juga mengharapkan pahala maka dia nantinya akan di hijab dari neraka.

  • Pintu yang menyelamatkan dari dunia dan akhirat

Dengan menyiapkan binatang ternak untuk disembelih pada saat hari raya maka akan membuat umat islam menjadi didekatkan adanya rasa social tinggi, dimana akan menjauhkan kita sebagai umat muslim untuk terlalu cinta pada perkara di duniawi. Perlu umat muslim ketahui bahwa cinta pada dunia, nantinya akan memiliki dampak yaitu adanya kerusakan moral. Yang mana akan membutakan rasa dimana saling mengasihi diantara sesama atau juga orang membutuhkan. Dengan melakukan qurban di tanggal 10 Dzulhijjah, nantinya akan membuat umat muslim jadi lebih tahu mengenai bahaginya apabila kita bisa mendapatkan rasa social yang tinggi. Disamping itu juga dengan bisa mendapatkan pahala yang berlipat ganda untuk dijadikan sebagai tabungan pada akhirat nantinya.

  • Mengenang kepatuhan dari Nabi Ibrahim A.S

Hikmah berikiutnya yang bisa didapatkan dari Idul Adha adalah kita bisa mengingat kembali bagaimana ketaatan serta kepatuahan dari Nabi Ibrahim pada perintah dari Allah SWT. Dengan kepatuhannya tersebut maka Nabi Ibrahim dapat menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah secara baik. Umat islam harus mencontoh bagaimana kepatuhan Nabi Ibrahim kepada perintah Allah. Tidak dibolehkan untuk menoleh sedikit saja dari perintah Allah walaun perintah dari Allah SWT itu berat.

  • Berkurban

Hikmah berikutnya yang bisa didapatkan adalah hewan yang dikurbankan nantinya bisa menjadi kendaraan yang nantinya di akhirat. Hal ini disebut sjuga dengan Shaibul Qurban. Kendaraan tersebut nantinya memudahkan umat muslim agar bisa melewati jembatan yang menuju surge. Seperti yang diriwyatkan oleh Ibnu Rif’ah. Didalam riwayat tersebut menjelaskan bahwa Nabi SAW menjelaskan agar kita memperbesar hewan yang akan menjadi kurban kita, karena hewan tersebut merupakan kendaraan yang digunakan agar bisa melewati jembatan yang disebut dengan As Shirat atau merupakan jembatan yang diatas dari neraka jahanam serta menghubungkan adanya pintu surga dan jembatan yang menuju surga.

Berbagai hikmah tersebut tentunya harus dipahami dengan benar oleh umat muslim agar mendapatkan pahala yang besar di hari raya Idul Adha. Dengan begitu umat muslim bisa semakin memaknai kebesaran hari raya tersebut. Hari raya ini juga merupakan hari raya yang memang dinantikan oleh umat muslim sehingga kita juga bisa meningkatkan ketaqwaan serta juga keimanan pada saat hari raya Idul Adha akan datang sebentar lagi.