Cara Mengatasi Kulit Gatal Karena Infeksi Jamur

Pernahkah Anda mengalami gatal-gatal pada kulit? Ruam kulit dapat disebabkan oleh beragam kondisi, mulai dari infeksi jamur, eksim, hingga ketombe. Salah satu yang kerap dialami oleh banyak orang adalah kulit gatal karena infeksi jamur, terutama bagi Anda yang aktif dalam kegiatan olahraga dan aktivitas fisik. Dua jenis infeksi jamur yang paling umum terjadi adalah infeksi jamur ringworm alias kurap, dan infeksi jamur candida. Kedua jenis infeksi jamur ini sama-sama lebih sering muncul di area kulit yang lembab. Namun, area kulit yang diserang biasanya berbeda. Penelitian menunjukan bahwa infeksi jamur akibat candida bisa menyerang kulit skrotum pada pria, sedangkan kurap tidak pernah terjadi pada bagian tersebut. Penampakan dua jenis infeksi jamur ini juga berbeda.

Jamur bisa mengakibatkan infeksi kulit manusia dan menimbulkan permasalahan seperti gatal, meradang dan merusak jaringan kulit. Dengan menggaruk kulit yang terinfeksi jamur, akan menyebabkan luka atau baret di kulit, sehingga memungkinkan bakteri masuk ke dalam lapisan kulit yang lebih dalam. Jamur-jamur kulit ini berkembang biak di lingkungan lembab dan hangat, seperti handuk basah yang kotor, sepatu, kaos kaki, kolam renang, dan ruang-ruang penympanan dengan ventilasi buruk yang akan dengan mudah menyalurkan jamur ke kulit manusia.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengatasi rasa gatal akibat jamur kulit, yaitu:

  • Kompres dingin ke bagian kulit yang terinfeksi beberapa hari sekali untuk meredakan gatal dan radang.
  • Memberikan krim anti-gatal, salep, atau obat kulit yang dijual di apotik untuk meredakan gatal.
  • Meminum obat yang menbandung antihistamin yang diresepkan oleh dokter.

Selain cara-cara di atas, bahan-bahan alami untuk mengatasi jamur kulit juga dapat meringankan dan mengatasi jamur kulit adalah dengan menggunakan kunyit. Kunyit mengandung anti-bakteri yang disebut curcumin. Campurkan bubuk kunyit dengan air atau minyak kelapa, oleskan ke kulit yang terinfeksi jamur, diamkan beberapa menit lalu bilas. Selain itu Anda juga bisa menggunakan cuka apel karena mampu menetralkan pH. Tuangkan cuka apel pada kapas dan oleskan pada bagian yang terinfeksi, tunggu hingga kering. Lakukan 3 kali sehari.