Manajemen Bisnis dan Administrasi Bisnis

Meskipun sebagian besar masyarakat yang menggunakan istilah “administrasi” dan “manajemen” secara berkala, banyak dari mereka kurang memahami bahwa keduanya memiliki konsep studi yang berbeda. Padahal keduanya memiliki perbedaan yang besar dari program studi hingga jenjang karir.

Jika Anda memiliki keinginan untuk meneruskan studi ke salah satu program tersebut, maka ada baiknya untuk mengerti lebih dalam mengenai keduanya. Apalagi jika Anda sudah memiliki rencana jenjang karir yang ingin dicapai. Untuk itu, mari kita lihat beberapa perbedaan khas yang ada pada manajemen serta administrasi bisnis.

Definisi Manajemen dan Administrasi

Garis batas antara administrasi dan manajemen sangat tipis dan tidak jelas. Mereka kelihatannya sama, tetapi memiliki definisi dan artian yang sangat berbeda.

Administrasi sendiri berarti proses mengelola keseluruhan organisasi secara efektif. Sedangkan Manajemen adalah tindakan menyelesaikan pekerjaan melalui yang lainnya. Walaupun sedikit membingungkan, ada titik perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa manajemen dapat dipertanggungjawabkan terhadap administrasi

Fokus Pembelajaran

Keduanya memang tampak sama, tapi apa yang dipelajari ternyata sangat berbeda. Ketika Anda memilih kelas administrasi bisnis, maka Anda akan mempelajari mengenai penganggaran, hukum bisnis, kapitalisasi dan investasi, manajemen dan pembelian rantai pasokan, kontrak dan pengadaan, dan banyak lagi. Untuk fokus pembelajaran akan ditentukan oleh mahasiswa atau Anda sendiri.

Sedangkan untuk manajemen bisnis sendiri, yang akan Anda dapatkan adalah ilmu komunikasi, logistik, pengambilan keputusan dan sumber daya manusia (SDM). Manajemen bisnis bisa dibilang memiliki fokus yang lebih besar ketimbang administrasi bisnis. Mahasiswa diberikan keterampilan umum untuk mengelola SDM dan proyek.

Namun dibalik itu semua ada beberapa mata kuliah yang kurang lebih akan sama, yaitu pemasaran (marketing), akuntansi, ekonomi dasar serta keuangan. Mata kuliah ini diberikan sebagai dasar bagaimana sebuah bisnis dapat bekerja dengan baik.

Perpajakan perusahaan juga dalam kasus tertentu bisa mencakup administrasi sekaligus manajemen. Dalam operasional harian, pengurusan pajak bisa menjadi hal yang sifatnya administrasi, tetapi dalam skala besar dan proses pengambilan keputusan yang penting, ranah perpajakan perusahaan bisa menjadi cakupan perusahaan yang tidak jarang membutuhkan bantuan jasa konsultan pajak yang profesional dan kredibel.

Jenjang Karir

Jika anda bergabung dengan bisnis kecil dengan staf yang sedikit maka perbedaan antara keduanya mungkin tidak terlalu menjadi masalah. Namun apabila Anda bekerja untuk perusahaan dengan skala besar, maka perbedaannya akan mulai terlihat.

Seorang lulusan bisnis administrasi bertugas sebagai penjaga bisnis. Dikarenakan keterampilannya dalam mengurusi keuangan, ia mampu menjaga pembukuan akuntansi tetap seimbang. Pada level manajer, Anda akan menangani masalah yang lebih besar, seperti mengakuisisi, distribusi, dan diversifikasi produk baru.

Berbeda dengan manajemen bisnis, mereka akan bertugas sebagai penentu tujuan dan planner. Manajemen bisnis mempersiapkan mahasiswanya untuk mengambil peran dalam mengembangkan tujuan organisasi dan menyelaraskan personel serta sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan tersebut. Siswa yang mendapatkan gelar manajemen bisnis biasanya memenuhi syarat untuk posisi manajemen entry-level di hampir semua perusahaan bisnis atau bidang fungsional, termasuk akuntansi, keuangan, sumber daya manusia, dan administrasi pemasaran.

Studi manajemen bisnis dan administrasi bisnis memang memiliki kesamaan dalam banyak hal. Itulah mengapa kedua siswa jurusan ini akan akan menghabiskan waktu di kelas yang sama untuk tiga atau empat semester pertama.

Di luar itu, seorang siswa administrasi akan dapat lebih fokus pada keterampilan bisnis tertentu, sementara siswa manajemen akan mempelajari dasar-dasar manajemen sehari-hari. Meskipun gelar dapat berguna, Anda harus memilih salah satu yang paling sesuai dengan kebutuhan dan jenjang karir yang ingin Anda capai.

Peranan Teknologi Informasi

Sudah menjadi keharusan, jika ingin bisnis Anda bertumbuh besar, peranan teknologi informasi adalah tidak terhindarkan lagi dalam konteks administrasi dan manajemen perusahaan. Menjadi besar seringkali berarti memiliki karyawan lebih banyak, kantor cabang lebih banyak, divisi yang semakin gemuk, yang berujung pada proses pengambilan keputusan yang lebih berjenjang dan rumit.

Dengan kehadiran teknologi informasi yang umumnya berupa aplikasi atau software, semua proses tersebut dapat dibuat lebih ringkas, cepat, dan efisien. Salah satu contoh umum adalah bagaimana perusahaan menggunakan software manajemen human resource untuk pengaturan absensi karyawan, penggajian, dan bonus berbasis performa. Semua itu tidak mungkin dilakukan secara manual jika Anda ingin bertumbuh besar.