Pengertian dan Fungsi Premi Asuransi

Tidak ada yang bisa meramal sebuah kejadian yang akan terjadi besok atau beberapa menit kemudian apakah itu kejadian yang membawa keberuntungan atau malah musibah.

Adanya risiko buruk ini menjadikan manusia memiliki sebuah insting atau tindakan dalam hal pengendalian atau pencegahan dampak lebih buruk.

Beberapa kejadian yang tidak sama sekali kita inginkan seperti pemutusan hubungan kerja besar besaran di era pandemi misalkan, kecelakaan, bencana alam gempa bumi, tanah longsor, sampai dengan kecelakaan kerja dan berujung kematian.

Setiap resiko ini bisa anda atasi dengan mempersiapkan sebuah rencana jangka panjang misalkan menjadi anggota asuransi baik itu pendidikan, asuransi kesehatan sampai asuransi jiwa.

Berbicara mengenai asuransi ada istilah yang sangat familiar sekali yakni “ PREMI ASURANSI” yang akan menjadi topik bahasan kita saat ini lebih detail akan mengulas mengenai pengertian secara dasar sampai dengan fungsi premi itu sendiri.

Pengertian Premi Asuransi

Premi asuransi secara singkat diartikan sebagai sebuah metode cara dalam mengendalikan risiko yang akan timbul dimasa yang akan datang dengan melibatkan pihak kedua yang tidak lain adalah perusahaan asuransi tempat anda mendaftar secara sah.

Kemudian premi sendiri memiliki makna sebuah pembayaran, tagihan, yang disetorkan kepada pihak asuransi oleh anda sendiri sebagai anggota atau pemegang polis asuransi.

Biasanya setiap bulan anda akan membayar sejumlah uang dengan nilai yang sudah anda tentukan dan sepakati bersama sesuai dengan service atau layanan yang dipilih pada awal kerja sama.

Semua bentuk kesepakatan yang terjadi antara anda dan perusahaan asuransi ini sudah dimuat dalam UUD dan diatur hukum perdata secara sah.

Singkatnya premi asuransi memiliki dua point penting antara lain:

  1. Pemberian imbalan atas jasa jaminan yang diberikan oleh penanggung kepada tertanggung untuk mengganti kerugian yang mungkin diderita oleh tertanggung (pada asuransi kerugian).
  2. Imbalan jasa atas jaminan perlindungan yang diberikan oleh penanggung kepada tertanggung dengan menyediakan sejumlah uang terhadap risiko hari tua atau kematian (pada asuransi jiwa).

Fungsi Premi Asuransi

Selanjutnya kita akan bahas lebih dalam mengenai fungsi dari premi asuransi ini.

Dimana premi salah satu faktor paling utama dalam akad asuransi yang mengikat kedua belah pihak baik itu penanggung maupun tertanggung.

Besaran total premi ini sendiri semakin lama akan semakin bertambah. Dimana nanti akan ditotal dan bisa juga menjadi tabungan di usia senja atau tabungan pensiun.

Pembayaran premi inilah yang menjadi kunci mati hidupnya sebuah agen asuransi di Dunia. Dari dana premi ini sendiri perusahaan asuransi akan mampu:

  1. Melakukan refund penuh sesuai dengan perjanjian kepada anda sehingga sang pemegang polis asuransi akan bisa kembali dengan kehidupan yang lebih layak misalkan ketika terkena musibah kebakaran, maka pihak asuransi akan mengcover semua kerugian tersebut sesuai dengan perjanjian yang sudah di sepakati bersama.
  2. Memberikan tertanggung modal segar ketika mengalami musibah yang bisa jadi susah baginya untuk mendapatkan pekerjaan lagi. Kejadian ini biasanya berlaku pada asuransi kecelakaan diri atau asuransi jiwa pada umumnya.

Dari sisi total pembayaran premi ini sendiri akan berdampak pada adanya pertimbangan dari pihak asuransi apakah mengcover secara penuh atau sebagian saja.

Maka dari itu, sebagai calon pembeli asuransi baiknya anda pertanyakan hal hal penting seperti ini mulai dari total premi yang akan anda dapatkan jika terjadi hal hal ringan sampai sangat berat misalkan.

Jangan sampai anda terjebak dengan setoran asuransi murah dengan iming – iming pemberian premi secara maksimal karena banyak sekali di lapangan kita temukan sengketa antara pemegang polis dengan perusahaan asuransi dikarenakan kurangnya komunikasi antara keduanya.