Perkembangan Industri Kreatif di Indonesia dan Hubungannya Dengan Perekonomian

Dunia perekonomian merupakan dunia yang paling dinamis. Semua orang berhak untuk masuk dan berkecimpung di dalamnya dan menghasilkan ide-ide bisnis baru. Hal inilah yang membuat perkembangan industri kreatif di Indonesia juga mulai menggeliat.

Pada awal tahun 2019, dunia kuliner diwarnai dengan bangkitnya banyak pengusaha kafe bertema kopi kekinian. Disusul lagi dengan perkembangan dunia komunikasi visual yang menciptakan banyak konten menarik untuk dinikmati.

Dampak Perkembangan Industri Kreatif di Indonesia Terhadap Perekonomian

  • Menciptakan Persaingan yang Sehat

Dunia ekonomi kreatif Indonesia membuka peluang yang sebesar-besarnya bagi siapapun untuk berpartisipasi. Hal ini membuat persaingan menjadi cukup ketat. Ada banyak informasi yang bisa diakses dengan mudah, dengan demikian kemampuan untuk menduplikasi dan berinovasi juga menjadi lebih tinggi.

Menghadapi banyaknya kompetitor, maka mau tidak mau para pelaku usaha harus bisa memberikan layanan yang terbaik. Hal ini dimaksudkan agar pelanggan tidak lari kepada usaha lain. Dengan demikian, persaingan sehat akan terus tercipta dan membuat ekonomi menjadi lebih kuat.

  • Meningkatkan Transaksi Jual Beli

Sebagai industri yang menonjolkan kreativitas, maka jelas inovasi adalah hal yang lumrah, termasuk di dalam transaksi jual beli. Dengan adanya banyak aplikasi marketplace maupun jasa, misalnya ojek daring, maka semua kebutuhan konsumen bisa dipenuhi dengan mudah.

Jika dulu konsumen harus pergi ke luar rumah dulu untuk mencukupi kebutuhannya, maka sekarang, hanya bermodalkan ponsel dan kuota, maka semuanya bisa langsung didatangkan. Selain dari segi konsumen, para pelaku usaha juga dimudahkan untuk bertransaksi dan melakukan promosi tanpa batasan.

  • Mendorong Kemajuan Antar Sektor

Ketika satu sub sektor ekonomi kreatif berkembang, maka sub sektor yang lain juga akan ikut berkembang. Contohnya ketika usaha kuliner meningkat, pelaku usaha mencoba menggunakan aplikasi ojek daring sebagai layanan antarnya, di dalam aplikasi ojek daring juga terdapat aplikasi pembayaran dan hal tersebut juga berlaku untuk sub sektor yang lainnya.

Seperti hubungan simbiosis mutualisme, setiap sub sektor akan saling membutuhkan dan akan berakhir dengan saling menguntungkan.

  • Penghematan Devisa Negara

Apabila kebutuhan dalam negeri sudah bisa terpenuhi tanpa perlu melakukan impor, tentu hal ini akan berdampak pada penghematan pengeluaran dan devisa negara. Alih-alih membeli dari luar, masyarakat bisa menikmati karya anak bangsa dengan cara yang lebih mudah dengan kualitas yang tidak kalah bagusnya.

  • Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Sudah barang tentu, jika semua pengeluaran bisa dihemat dan fokus pada hal yang dimiliki di dalam negeri, pastinya pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak. Masyarakat juga memiliki daya beli yang baik karena bisa memenuhi kebutuhannya dengan banyak pilihan.

  • Inovasi Tidak Terbatas

Ketika kamu dihadapkan dengan tantangan, maka solusinya adalah membuat hal yang berbeda. Seperti yang sudah diuraikan di atas, karena ada banyak pelaku yang berkecimpung di dunia yang sama, tentu setiap orang harus berinovasi untuk bisa menjadi berbeda. Karena persaingan terjadi terus menerus, maka inovasi pun juga akan tumbuh terus menerus.

Masa Depan Perkembangan Ekonomi Kreatif

Jika dilihat dari persentasenya, dari tahun ke tahun,ekonomi kreatif selalu mengalami peningkatan. Persentasenya berada di tingkatan 5,67% lebih tinggi dibandingkan dengan sektor lainnya, termasuk kebutuhan akan listrik.

Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi siapapun yang ingin berkecimpung di dunia ekonomi kreatif. Walau demikian, tetap saja ada tantangan yang harus dialami para pelaku usaha ini. Sebab, masih banyak orang yang belum paham dan fasih dalam mengenal produk dari ekonomi kreatif fan masih memilih jalur konvensional.

Namun, hal ini tentunya bisa dijadikan sebagai tantangan untuk membuktikan bahwa baik konvensional maupun inovatif, dua-duanya memiliki peluang sama besar untuk bisa berkembang dan bertumbuh.

Contohnya adalah budaya pariwisata yang tidak meninggalkan budaya lokal sebagai warisan nenek moyang. Atau mengangkat seni pertunjukan wayang dengan menggunakan perangkat digital dan disiarkan lewat daring. Semuanya mungkin dilakukan karena kreativitas memang tak terbatas.

Perkembangan industri kreatif di Indonesia sudah mulai memperlihatkan hasil yang cukup memuaskan. Kerjasama antara pelaku usaha dan juga pemerintah serta masyarakat akan memperkuat sektor ekonomi kreatif dan memajukan perekonomian nasional.

Sumber : https://www.kemenparekraf.go.id/