Waspada Paparan Sinar Matahari

Jakarta merupakan ibu kota negara kita saat ini, Indonesia. Jakarta telah tumbuh menjadi pusat dari berbagai aktivitas penting di negeri ini. Gedung-gedung tinggi seakan menjadi pertanda bahwa kota ini tumbuh sangat cepat. Jakarta yang dinobatkan menjadi kota terbesar di Indonesia juga memegang peranan penting sebagai pusat perekonomian di Indonesia. Banyak orang berbondong-bondong datang ke Jakarta demi bertahan hidup. Hal ini menyebabkan Jakarta juga memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

            Berbagai fasilitas publik dibangun guna menunjang kesejahteraan warganya. Mulai dari ruang terbuka hijau yang diperbanyak agar kadar oksigen bertambah, renovasi trotoar agar pejalan kaki merasa aman, sampai moda transportasi yang makin diperbaharui. Berita pemindahan ibu kota tidak lantas membuat Jakarta menjadi kota mati. Jakarta akan tetap menjadi pusat perekonomian negeri ini. Jakarta sendiri berpotensi menjadi destinasi wisata namun dihambat karena Jakarta sangat rentan terkena bencana alam seperti banjir dan gempa.

            Dengan segala kesibukannya itu membuat kota yang penuh dengan kesibukan ini menjadi sesak dengan polusi. Hal ini disebabkan karena banyak hal, mulai dari polusi kendaraan bermotor yang semakin hari makin meningkat jumlahnya, sampai dengan asap pabrik yang mencemari daerah Jakarta dan sekitarnya. Ini membuat isu pemanasan global yang terjadi akhir-akhir ini menjadi kenyataan. Terbukti pada bulan Oktober kemarin, suhu udara di Jakarta mencapai angka 38 derajat celcius.

            Paparan sinar matahari yang membuat suhu meningkat  di Jakarta dapat membuat kulit kita terasa terbakar, bahkan parahnya lagi bisa menjadi luka bakar. Selain sinar matahari, luka bakar juga dapat terjadi apabila kulit bersentuhan dengan benda panas, radiasi, listrik, dan bahan kimia.

            Luka bakar dapat disembuhkan mendinginkan luka bakar dengan air dan mengonsumsi paracetamol untuk meredakan rasa sakit. Bisa juga memakai salep khusus luka bakar yang bisa Anda beli di apotek. Sebelum memakainya, Anda dapat membaca artikel salep luka bakar yang terdapat di web kesehatan, misal seperti guesehat.com. GueSehat merupakan salah satu portal kesehatan yang bisa menjadi referensi hidup sehat Anda.